23 December 2018

Mengikuti kata hati ?? Bullshit








Slamat pagi wahai manusia yg tidak pernah diucapkan selamat pagi :v
Sudah makan ? makanlah, kesehatanmu loh :v

Hidup dijaman modern saat ini, rasanya sudah tak ada lagi batasan, tak ada lagi sekat untuk mencari tau informasi. setiap detik kita memegang HaPe yang berisi segala informasi, baik melalui google ataupun media sosial.
Entah apa yang terjadi, kemajuan jaman malah membuat kita suka akan hal-hal yang bersifat umum, menganggap hal tersebut adalah sebuah yang benar karena sudah sering terjadi.
Masyarakat endonesa memang suka sekali dengan hal yang berbau umum. Suka membenarkan sesuatu yang sudah menjadi kaprah. Padahal, meskipun itu kaprah, tapi kalau salah ya salah :v
Contoh: ketika ada oprasi dijalan raya, dan pak polisi meminta SIM kepada kita, namun kebetulan kita tidak punya SIM. Maka pastinya kita akan memberikan SIMsalabim (uang damai) kepada pak polisi.
Tindakan seperti itu sudah menjadi hal kaprah dan lumrah. Namun walaupun kaprah dan lumrah, tetap saja itu salah cak.
Bahkan ketika membeli mobil (untuk dianggap sudah sukses) pun memilih mobil yang pada umumnya banyak berkeliaran dijalan-jalan, seperti Avan**, xen**, dan sebagainya

Bahkan msyarakat endonesia yang katanya sejahtera ini (versi pendukung jokowi) masih percaya dengan ucapan “dengarkan kata hati”
Prett

Kata hati, ohh kata hati…
Mengikuti kata hati. Betapa seringnya kita mendengar istilah mengikuti kata hati. Wes opo jare kretek e ati. Hahah caption yang mainstream sekali Dasar anak SMP :v

Jangan selalu mengikuti kata hati Ferguso
La terus apa salahnya mengikuti kata hati ??
Seng genah ae awakmu iki c*k

Iyo-iyo
Santae talah
Malang swantae sayang :v

Memang sih tidak ada yang salah dalam berprinsip, Hanya saja, kok agaknya kurang bijak jika mengikuti kata hati yang selalu di bolak balikan oleh tuhan yang diciptakan dan tuhan yang sebenarnya.

Coba kita sejenak menarik napas panjang dan berpikir.
Apakah seorang yang melakukan tindakan pembunuhan tidak menggunakan kata hati ??
Apakah seseorang yang melakukan pencurian (nyolong gebetan e konco misal e) juga tidak menggunakan kata hati ??

Ahahay
Poin saya disini adalah, walaupun kita sudah bertindak sesuai kata hati
Bukan berarti sudah auto benar…
Bukan berarti juga tidak akan salah.
Karena disadari atau tidak, hati kita tidak sesuci itu ferguso
Percayalah…
Tolak ukur melakukan sesuatu dengan benar bukan hati, Tapi kitab suci


Wes rek sak mono ae
Pahami seng tersirat ae
Lek ngeroso kurang cocok yo komenen artikel iki
Sopo ngerti jodoh :v

Wallahua’lam bisshowab




Penulis: Bamz

kitakitu.id

Komen dong
EmoticonEmoticon